Peraturan Tanda Daftar Perusahaan

Pengenalan

Peraturan Tanda Daftar Perusahaan - Pendaftaran perusahaan sebagai badan usaha adalah salah satu syarat wajib untuk melakukan kegiatan usaha di Indonesia. Tanda daftar perusahaan, juga dikenal sebagai kortaçao atau SISA, adalah surat keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang berisi data statistik dan informasi tentang perusahaan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas peraturan tanda daftar perusahaan dan memberikan panduan lengkap untuk pemula. Kami juga akan menjelaskan tentang kepentingan tanda daftar perusahaan, prosedur pendaftaran, dan sanksi bagi perusahaan yang tidak terdaftar.

Kepentingan Tanda Daftar Perusahaan

Kepentingan Tanda Daftar Perusahaan

Tanda daftar perusahaan memiliki beberapa kepentingan penting bagi perusahaan, diantaranya:

  • Mengidentifikasi perusahaan sebagai subjek hukum yang berwenang melakukan kegiatan usaha
  • Menjadi dasar hukum untuk melakukan kegiatan usaha, seperti mencari bailout atau memensiunkan pinjaman
  • Meningkatkan kesadaran dan rasa trust konsumen terhadap perusahaan
  • Mendapat fasilitas pemerintahan dan infrastruktur yang lebih baik
  • Mempermudah proses penjualan dan bisnis dengan pihak ketiga

Prosedur Pendaftaran

Prosedur Pendaftaran

Prosedur pendaftaran tanda daftar perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan dokumen pendukung, seperti Surat Keterangan Domisili, Akta Pendirian, dan Surat Keterangan Keberadaan
  2. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh BPS
  3. Melakukan verifikasi data oleh BPS
  4. Membayar biaya pendaftaran yang di tentukan oleh BPS
  5. Meraih surat keputusan yang berisi data statistik dan informasi tentang perusahaan

Sanksi Bagi Perusahaan yang Tidak Terdaftar

Sanksi Bagi Perusahaan yang Tidak Terdaftar

Perusahaan yang tidak terdaftar sebagai tanda daftar perusahaan tidak hanya meninggalkan berbagai kelebihan yang telah diuraikan sebelumnya, namun juga dapat menghadapi sanksi yang berat. Beberapa sanksi tersebut adalah:

  • Dibina oleh pihak berwenang
  • Dapat dituntut ganti rugi oleh para pihak yang terkena dampak
  • Bisa terkena sanksi administratif, seperti denda atau embargo
  • Mempengaruhi kredibilitas dan kepercayaan para pihak

Steps for Entrepreneurs to Register Their Company

Untuk register their company, entrepreneurs must follow these steps:

1. Gather Required Documents

Gather the required documents, such as:

  • Surat Keterangan Domisili (SKD)
  • Akta Pendirian (AP)
  • Surat Keterangan Keberadaan (SKK)

2. Fill out the Company Registration Form

Fill out the company registration form, which can be downloaded from the BPS website or obtained at a BPS office.

3. Verify Data

Verify the data with the BPS.

4. Pay the Registration Fee

Pay the registration fee, which is determined by the BPS.

5. Receive the Certificate

Receive the certificate, which is a formal proof of the company's registration.

Tips for Effective Company Registration

Here are some tips for effective company registration:

  • Ensure all documents are complete and accurate
  • Verify data carefully to avoid errors
  • Pay the registration fee on time
  • Keep a copy of the certificate for future reference

Conclusion

The company registration process is an essential step for entrepreneurs to formalize their business and establish a legal identity. With the right documents and a clear understanding of the registration process, entrepreneurs can easily navigate the registration process and establish a strong foundation for their business. It is crucial to keep accurate records and verify data carefully to avoid errors and ensure a smooth registration process.

References

  • Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2015 tentang Registrasi Badan Usaha
  • Peraturan BPS Nomor 08 Tahun 2019 tentang Kriteria dan Prosedur Pendaftaran Badan Usaha
  • Indonesian Venture Capital Association (IVCA)