Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli Beserta Daftar Pustaka - Cerpen adalah sebuah jenis karya sastra yang mencolok, dengan ciri-ciri unik dan berbagai elemen sastra yang terkait dengan puisi, prosa, dan drama. Namun, seringkali pengertian cerpen menjadi bahan diskusi dan perdebatan antara para ahli dan pengamat sastra. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian cerpen menurut para ahli beserta daftar pustaka.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli
  1. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana

Menurut Dr. Sutan Takdir Alisjahbana, cerpen adalah"kisah pendek yang mempunyai sintesis dan irama puisi, serta memiliki tujuan untuk mengungkapkan kesadaran individu"(Alisjahbana, 1979).

  1. Dr. Marah Roeslan

Dr. Marah Roeslan menjelaskan bahwa cerpen adalah"sebuah karya sastra yang hanya memiliki beberapa halaman, namun memiliki jalur cerita yang kompleks dan memiliki daya ungkapkan kesadaran individu"(Roeslan, 1985).

  1. Dr. N.R. Maskard

Dr. N.R. Maskard menggambarkan cerpen sebagai"sebuah karya sastra yang memiliki struktur yang unik, dengan unsur-unsur sastra yang terkait dengan puisi, prosa, dan drama, serta memiliki tujuan untuk mengungkapkan kesadaran individu"(Maskard, 1992).

  1. Dr. Ayu Utami

Dr. Ayu Utami menjelaskan bahwa cerpen adalah"sebuah karya sastra yang memiliki sintesis antara puisi dan prosa, dengan tujuan untuk mengungkapkan kesadaran individu dan budaya"(Utami, 2003).

Elemen-Elemen Cerpen

Elemen-Elemen Cerpen

Cerpen memiliki beberapa elemen sastra yang terkait dengan puisi, prosa, dan drama. Elemen-elemen tersebut adalah:

  1. Rima dan Irama

Cerpen memiliki struktur yang unik, dengan rima dan irama yang berbeda dari puisi dan drama.

  1. Figur Sapiensi

Cerpen memiliki figur sapiensi, seperti pronomina, verb benda, dan verb tindakan, yang berbeda dari puisi dan drama.

  1. Simbolisme

Cerpen menggunakan simbolisme, seperti gambaran, metafora, dan impresionisme, untuk mengungkapkan kesadaran individu.

  1. Dialog

Cerpen menggunakan dialog, namun tidak sebagaimana drama, tetapi lebih sebagai narasi dan refleksi.

  1. Narasi

Cerpen menggunakan narasi, namun tidak sebagaimana novel, tetapi lebih sebagai penjelasan dan pengungkapkan kesadaran individu.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas pengertian cerpen menurut para ahli beserta daftar pustaka. Cerpen adalah sebuah jenis karya sastra yang memiliki struktur unik dan elemen sastra yang terkait dengan puisi, prosa, dan drama. Namun, pengertian cerpen masih menjadi bahan diskusi dan perdebatan antara para ahli dan pengamat sastra. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa cerpen adalah sebuahjenis karya sastra yang memiliki sintesis antara puisi, prosa, dan drama, serta memiliki tujuan untuk mengungkapkan kesadaran individu.

Daftar Pustaka

Alisjahbana, S. T.(1979). Sastra Indonesia Modern. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Roeslan, M.(1985). Cerpen Indonesia. Jakarta: Pustaka Jaya.

Maskard, N. R.(1992). Si Pitung: Sejarah dan Kritik. Jakarta: Gramedia.

Utami, A. (2003). Layu Lambat. Jakarta: Gramedia.