Kata-kata “Jangan diletakkan di sembarang tempat karena ada ayat Al Qur’an dan Hadist” dalam buletin jumat gak mendukung program recycle

Hampir setiap hari Jumat di beberapa masjid besar di hampir di seluruh Indonesia, selalu dibagikan buletin yang berisi dakwah dan terkadang disisipi iklan.

Secara maksud dan tujuan, memang mulia untuk memberikan tauziyah bagi kaum muslim melalui media cetak yaitu buletin. Namun yang menjadikan pertanyaan besar bagi penulis adalah ketika dalam buletin tersebut terdapat tulisan “jangan diletakkan di sembarang tempat, karena terdapat ayat Al Qur’an dan Hadist”, tulisan itu secara tersirat mendidik kita untuk menumpuk sesuatu yang akan membuat proses daur ulang atas kertas buletin tersebut akan terhalang dengan mindset mensakralkan hal tersebut (ayat yang tercetak di suatu kertas).
Logikanya, jika setiap orang menuruti himbauan tersebut, maka dapat dibayangkan berapa juta ton kertas yang tak dapat didaur ulang karena proses sakralisme tersebut.
Dapat dibayangkan jika di suatu masjid dibagikan 1000 lembar kertas pada suatu Jum’at. Kebayang kan berapa masjid di Indonesia, dan berapa ribu atau mungkin jutaan lembar kertas yang akan disakralkan untuk tidak dibuang atau dihancurkan (daur ulang).
Bagi penulis, sebenarnya langkah himbuan tersebut perlu dikaji ulang. Sepele kelihatannya, namun kalau kita mau berpikir lebih jauh, mungkin ada cara yang lebih tepat menyampaikan dakwah. Dengan tanpa menimbulkan dampak yang kurang baik bagi lingkungan.
Penulis berharap, para cendekiawan muslim bisa angkat bicara soal hal ini kelak. Jangan sampai maksud baik berujung pada hal yang samar.. 🙂
Ini hanyanyalah sebuah opini yang mungkin dapat memberikan wawasan bagi pembaca.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *