Cara Cerdas Memilih Koneksi Internet

Banyaknya operator selular dan internet service provider yang menawarkan berbagai paket internet dengan berbagai macam keblebihan memang kerap membuat bingung. Namun kita harus lebih jeli dalam memilih paket internet. Paket fixed line menjadi pilihan bagi pengguna rumahan yang jarang keluar rumah, koneksi internet ini memiliki kelebihan tidak bergantung pada coverage dan kekuatan sinyal seperti yang terjadi pada jaringan wireless, 3G, HSDPA, EVDO dan sebagainya. Namun kelemahan dari jaringan fixed line seperti ADSL misalnya, memang tak dapat dibawa kemana-mana. Kurang cocok bagi mereka yang sering mobile atau berpindah-pindah.

Harga yang ditawarkan oleh penyedia layanan memang tak dapat dipungkiri memang lebih murah dibanding jaringan internet wireless. Jadi di sini kita harus benar-benar mempertimbangkan ketika kita hendak berlangganan layanan internet ADSL seperti Speedy dan sebagainya.

Jaringan wireless atau lebih tepatnya lebih dikenal dengan mobile broadband, sangat cocok bagi mereka yang sering mobile atau keluar rumah dengan laptop/notebooknya. Sarana ini memliki kelebihan dapat dibawa kemana-mana karena tidak tergantung dengan stasiun tetap atau fixed line.

Namun permasalahannya ketika bertemu dengan budget yang terbatas, kita memang diharuskan untuk benar-benar menimbang-nimbang untuk memilik koneksi internet, apakah kita harus memilih jaringan internet ADSL atau Mobile Broadband.

Memilih Jasa Layanan atau Operator Internet

Berikut hal-hal yang harus diketahui dalam memilih paket koneksi internet.

Memasang internet sangat bergantung dimana anda berada, artinya layanan operator atau internet servise provider (penyedia layanan internet) beda tempat, beda pula kualitasnya. Sebagai contoh, jika anda berada di lokasi A, di sana terdapat jaringan telkom, anda harus bertanya kepada customer service di kantor telkom terdekat apakah di wilayah Anda terdapat jaringan ADSL atau Speedy atau tidak. Jika tidak Anda mungkin berpikir untuk menggunakan jaringan mobile boroadband 2G/3G/3,5G/HSDPA yang disediakan oleh operator seperti Telkomsel, Indosat, 3, Axis, XL, SMART, Aha, Mobile8, Telkom Flexi atau operator selular lainnya.

Jika Anda ingin menggunakan jaringan selular untuk koneksi internet, maka tidak serta merta Anda menentukan untuk memiliki ke salah satu operator favorit Anda begitu saja.

Hal-hal tersebut juga Akan menjadi bahan pertimbangan Anda dalam menentukan ketika Anda hendak membeli modem.

Tak ada salahnya jika Anda tanya kanan kiri tetangga Anda yang sudah lebih dulu menggunakan layanan internet wireless sebelumnya, agar Anda tidak salah pilih operator atau bahkan salah membeli jenis modem yang sesuai dengan Anda.

Mungkin Anda bisa mencoba dengan meminjam modem punya rekan Anda atau saudara Anda untuk ujicoba dengan berbagai operator. Ujicoba operatorpun tak perlu langsung berlangganan. Cukup lihat saja indikator di aplikasi/software modem anda, sebesar apa sinyalnya seperti tampak seperti gambar berikut.

Screenshot Software Modem GSM

Seteleh Anda tahu apa yang tepat untuk digunakan di rumah atau tempat Anda bekerja, barulah Anda menentukan modem apa yang akan Anda pilih.

Memilih Modem yang Sesuai

Sebagai pengetahuan, bahwa ada berbagai jenis modem dan berbagai merk modem yang ada di pasaran.

Modem GSM (General atau Unlock)

Unlock di sini maksudnya modem tidak dikunci pada operator tertentu. Terkadang dibundling atau dipaket dengan kartu perdana tertentu.

Modem semacam ini dapat digunakan dengan kartu perdana Telkomsel (Simpati, Kartu As, dan Kartu Halo), XL, Axis, 3, Indosat (Mentari dan IM3).

Modem CDMA (General atau Unlock)

Modem semacam ini dapat digunakan dengan kartu perdana Aha, Flexi, Hepi, Fren, Smart. Terdapat 2 jenis modem CDMA di pasaran Indonesia, yaitu Modem CDMA Single Band dan Modem CDMA Dual Band. Untuk modem single band, Anda harus lihat frekuensinya apakah 800 MHz, 1900 MHz atau frekuensi lainnya. Untuk operator Smart menggunkan frekuensi 1900 MHz. Jika Anda membeli modem Smart yang single band maka modem tersebut tidak dapat digunakan untuk operator lainnya dengan frekuensi yang berbeda sekalipun modem tersebut telah di-Unlock. Smart juga menyediakan modem yang Dual Band dan Unlock, sehingga sekalipun pada modem tersebut tertera logo operator Smart, modem tersebut tetap digunakan dengan operator lainnya.

Dengan mulai maraknya jaringan EVDO di Indonesia, modem EVDO juga marak di pasaran. Modem EVDO itu juga merupakan modem CDMA. Modem EVDO sudah pasti mengcover jaringan CDMA 1X (baca: one x). Jadi Anda tak perlu bingung dengan istilah Modem EVDO.

Nah sekarang, ketika Anda disajikan berbagai pilihan merk di toko modem, Anda akan lebih pusing. Tapi tak perlu khawatir dengan berbagai pilihan tersebut, cukup sesuaikan dengan anggaran Anda. Untuk modem CDMA ada yang dijual mulai harga 200 ribuan hingga 1,5 juta rupiah.

Untuk Modem GSM biasanya ada pilihan 3G, 3,5G atau HSDPA modem. Pada dasarnya 3,5G sama dengan HSDPA, tapi pada kemasan modem ada yang tertulis HSDPA Modem adap pula yang menuliskan 3,5G Modem. Harga juga menentukan kecepatan download maksimal dengan perangkat tersebut. Ada yang memiliki kemampuan 3,6 Mbps dan ada yang memiliki kemampuan 7,2 Mbps, bahkan baru-baru ini sudah ada modem yang mampu hingga 21 Mbps yang baru didukung oleh operator telkomsel saja, itupun hanya di area/kota tertentu saja.

Kecepatan tersebut hanya kemampuan perangkat. Artinya kecepatan sesungguhnya sangat tergantung dengan kecepatan jaringan operator. Terkadanng meski kecepatan modem kita mampu hingga 7,2 Mbps, kecepatan yang kita rasakan mungkin hanya berkisar 800 kbps – 1,9 Mbps saja karena operator hanya memberikan layanan dengan kecepatan terbatas atau terbatas karena lemahnya jaringan data di wilayah Anda.

Berikut berbagai varian modem yang dijual di pasaran. Pada kemasan akan tertulis

  • GSM 3,6 Mbps 3.5G
  • GSM 3,6 Mbps HSDPA
  • GSM 7,2 Mbps 3.5G
  • GSM 7,2 Mbps HSDPA
  • GSM 21 Mbps
  • CDMA EVDO
  • CDMA 3G
  • CDMA EDGE

dan sebagainya.

Memilih Paket.

Dalam memilih paket internet Anda harus jeli dalam mempertimbangkan harga, Terlepas dari operator apa yang memiliki jaringan lebih baik di wilayah Anda, pilihan paket juga perlu dipertimbangkan dari sisi finansial (anggaran) Anda.

Istilah Fair Usage

Operator biasanya membatasi kuota atau banyaknya data yang Anda unduh (download) dan Unggah (Upload), misalnya kuota 1 GBytes. Operator sering menyebutnya dengan pemakainan fair usage. Fair Usage ini sebenarnya adalah suatu batasan yang diterapkan dalam aturan operator. Jika penggunaan Anda telah mencapai 1 GB data, maka kecepatan akan diturunkan secara otomatis oleh operator. Jadi jangan heran jika kecepatan internet Anda tiba-tiba melambat. Ada kemungkinan koata Anda telah habis. (sekalipun anda berlangganan paket unlimited atau tanpa batas).

Paket Time Base

Paket time base dihitung berdasarkan lama waktu pemakaian. Di sini pemakaian Anda dihitung per menitnya. Misalnya Anda memilih paket 50 jam, maka harga paket adalah untuk pemakaian 50 Jam. Selebihnya Anda akan dikenakan biaya tambahan per menitnya di luar harga paket. Jika Anda hobi untuk download atau upload, mungkin paket inilah yang semestinya Anda pilih. Karena kuota volume atau banyaknya data yang Anda download atau upload biasanya diabaikan di paket Time Base ini.

Untuk Paket ADSL Time Based, memang tidak dibatasi kuota data, Anda bisa download atau upload sebanyak-banyaknya selama paket jam anda belum habis. Hal ini berlaku juga dengan paket mobile broadband time base seperti halnya Telkomsel Flash Time Base, XL Time Base, dan Indosat M2 Time Base, dan paket time base lainnya.

Paket Volume Base

Paket volume base dihitung berdasarkan banyaknya data yang Anda download atau upload. Misalnya jika anda mengunjungi website yang banyak gambar/video/file akan membutuhkan volume lebih besar daripada Anda mengunjungi website yang hanya menampilkan banyak teks/tulisan dan sedikit gambar. Jika Anda gemar chatting, paket ini lebih cocok untuk Anda. Di paket ini biasanya mengabaikan durasi. Artinya sekalipun Anda chatting seharian penuh volume yang Anda habiskan tidak banyak.

Jika Anda menggunakan perangkat selular Anda bisa menggunakan paket ini. Tapi untuk smartphone Anda tinggal sesuaikan sesuai kebutuhan Anda.

Studi Kasus (Contoh Masalah Memilih Paket Internet).

Kasus #1

Saya akan mendownload film dari situs indowebster. Di tempat saya berinternet saya dapati jaringan HSDPA. Maka Saya akan memilih paket Time Base karena volume diabaikan di sini.

Kasus #2

Saya ingin chatting menggunakan Yahoo Messenger seharian, dan jaringan hanya saya dapati EDGE, maka saya memilih paket volume karena durasi diabaikan di sini.

Kasus #3

Saya berada di jaringan 3G atau HSDPA, kadang saya butuh download tapi tidak besar volumenya, kadang lebih sering saya chatting. Maka saya memilih paket unlimited bulanan dengan kuota 2 GB. Saya merasa itu cukup pas.

Nah dari studi kasus tersebut, Anda sudah tau kan gambarannya Anda harus memilih paket yang mana?..

Dalam memilih paket jangan lupa menggunakan setting APN (Access Point Name), username dan password yang sesuai. Agar tidak salah sehingga malah membuat tagihan membengkak karena salah pilih APN. Untuk setting APN, Username, dan Password dapat di lihat pada artikel kami yang lain di sini.

Demikian beberapa Cara Cerdas dalam Memilih Koneksi Internet. Jika Anda membutuhkan saran dari kami silahkan komentar di artikel ini. Semoga bermanfaat!…

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *