BNI 46 dan Kisahku Bersamanya

Aku mulai mengenal dan menggunakan layanan perbankan sejak di bangku SMP tepatnya di tahun 1998, waktu itu layanan perbankan masih tidak semudah dan selengkap sekarang. Produknya pun juga tidak banyak. Di kota tempat tinggalku Pasuruan, hanya beberapa bank Nasional yang ada, itupun bisa dihitung dengan jari. BNI46 seingatku dulunya masih bernama BNI saja, hingga berubah nama menjadi BNI 46 dengan berbagai layanan barunya. Di masa itu aku tak banyak bisa menyisihkan uang saku untuk menabung, setoran awal menabung pada masa itu masih terlalu berat untukku.

Di bangku kuliah tepatnya tahun 2002, aku mulai bisa menyisihkan uang saku dari kiriman orang tua, dan aku mulai bisa mencari uang sendiri dengan melakukan pekerjaan jasa service instalasi software komputer dan laptop dengan kemampuan yang aku miliki secara otodidak. Waktu itu kebetulan aku membuka rekening di Bank BNI 46 Kantor Cabang Pembantu Universitas Negeri Malang yang berlokasi dekat dengan tempat kuliah. Layanan BNI 46 pada waktu itu bagi mahasiswa seperti saya paling-paling hanya untuk pembayaran uang kuliah dan menabung saja, atau ambil kiriman dari orang tua di kampung halaman. Tidak mudah bagiku mempertahankan saldo di rekening, maklum kebutuhan mahasiswa terkadang tidak sebanding dengan uang yang masuk. Tak jarang saldo di rekening kadang sampai mendekati nol rupiah.

Tahun demi tahun aku merasakan perubahan dan peningkatan layanan di BNI 46. Hal ini mulai kurasakan sejak lulus kuliah. Mulai dari penyetoran yang harus menuliskan slip, hingga cukup menyebutkan nomor rekening saja. Mulai dari transfer yang harus menggunakan slip dan harus datang ke kantor BNI 46 hingga cukup dengan menggunakan SMS Banking. Rekeningku sempat pernah ditutup karena lama tak terisi saldo ketika itu, namun selalu saja aku kembali membuka rekening BNI 46 baru. Entah kenapa, aku merasa memiliki rekening BNI 46 seperti sudah menjadi kewajiban bagiku. Bila dihitung, mungkin sudah tiga atau empat kali aku buka tutup rekening BNI 46. Maklum, kondisi keuangan masih belum stabil waktu itu. Firasatku sepertinya tak salah kala itu… BNI 46 kini menjadi andalan bagiku.

Kini BNI 46 benar benar menjadi Andalan bagiku, layanan perbankan yang diberikan sungguh luar biasa. Salah satunya adalah layanan pembayaran e-commerce melalui DOKU Wallet sangat membantuku dalam belanja online, tanpa harus menggunakan kartu kredit. Aku ada cerita tentang betapa berterimakasihnya aku dengan BNI 46. Ini ceritanya:

doku-wallet-bni46

 

Skill service komputer yang aku miliki sejak di bangku kuliah masih terpelihara dengan baik hingga kini. Beberapa hari yang lalu laptop tetangga rusak karena ada bagian (sparepart) yang melepuh, tepatnya bagian penghubung konektor charger dan mainboard. Komponen ini sangat vital karena tanpanya laptop tak akan bisa dicharge.

Akupun langsung mencari sparepart di toko toko komputer di Semarang, dan tak mendapatkan hasil. Telpon sana sini, tanya sana sini hasilnya pun nihil. Akhirnya aku coba mencarinya lewat internet, akhirnya dapat di situs Aliexpress.com situs marketplace yang bermarkas besar di hongkong. Namun ada masalah, pembayaran bisa dilakukan dengan Kartu Kredit, Paypal, DOKU, dan pembayaran lainnya yang tak aku miliki. Akun Paypal yang aku miliki tak ada saldo dan sulit untuk top up tanpa kartu kredit. Akhirnya aku membuka situs DOKU Wallet yang ternyata bekerjasama dengan BNI 46, dan itu yang membuatku sangat lega. Setelah aku baca informasinya, nampaknya mudah untuk bertransaksi dengan DOKU dan sepertinya aman. Tak lama, aku langsung melakukan pendaftaran untuk membuat akun baru DOKU Wallet. Aku coba ikuti prosesnya, ternyata sangat mudah, aku cukup top up saldo DOKU hanya dengan melakukan transfer rekening dari rekening BNI 46 ke rekening DOKU Wallet milikku. Eng ing eng… hanya kurang dari 5 menit, saldo DOKU Walletku sudah bertambah. Wow.. betapa mudahnya…

Akhirnya sparepart terbeli, dan beberapa hari kemudian paket kiriman dari China pun datang dan laptop berhasil diperbaiki dan berjalan normal kembali. Ini merupakan pengalaman berhargaku bersama layanan BNI 46. BNI 46 punya arti khusus bagiku, aku tumbuh dewasa bersamanya, hingga kini aku punya sebuah keluarga kecil, aku.. istriku.. dan Kenzie, putra pertamaku. Pengalaman ini memberiku inspirasi, hmmm.. sepertinya aku ada ide bisnis dengan pengalamanku ini… ^_^

 

Buat yang belum punya rekening BNI dan DOKU simak video ini:

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *