Barcode pada UN 2013 untuk meminimalisir kecurangan

Ada yang berbeda pada Ujian Nasional tahun 2013 ini, selain jumlah paket soal yang menjadi 20 paket, LJK atau Lembar Jawaban Komputer menjadi satu kesatuan dengan soal, sehingga LJK paket yang satu tidak bisa digunakan untuk menjawab paket soal yang lain.

barcode ljk un 2013Pada LJK tertera Barcode (Kode Bar), yaitu garis-garis vertikal yang berjajar dengan ketebalan berbeda. Barcode tersebut merupakan kode untuk paket soal. Dengan penggunaan barcode, niscaya peserta ujian tidak dapat mengetahui soal yang dikerjakannya paket soal berapa, karena untuk membaca kode ini diperlukan alat khusus yang disebut barcode scanner. Atau dapat menggunakan handphone Android, iPhone, Blackberry yang memiliki aplikasi barcode scanner.

UN yang jujur memang kali ini diinginkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dengan sistem UN sekarang ini, kecurangan UN dapat diminimalisir. Bahkan seandainya guru mencoba membantu siswanya untuk membantu mengerjakan, mereka harus memiliki barcode scanner untuk membaca kode soal.

Pemerintah memang patut diacungi jempol, dengan sistem ini nilai kejujuran dapat dijunjung tinggi. Semoga pendidikan di Republik ini dapat semakin maju dengan mengutamakan kejujuran.

Pin It

One thought on “Barcode pada UN 2013 untuk meminimalisir kecurangan

  1. Pingback: Barcode pada UN 2013 | Blog Q

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *